Cari Belalang Malah Dapat Mayat


JEMBER – Mursaid, 30, dan Sutono, 50, warga Dusun kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, awalnya hanya berniat mencari belalang, Rabu (11/3) lalu. Namun, kala memasuki areal hutan lindung petak 67 RPH Puger, BKPH Wuluhan, mereka justru menemukan sesuatu yang jauh lebih besar dari belalang, yakni mayat tanpa identitas.
Saat sedang mencari belalang menggunakan lampu penerangan, keduanya dikagetkan dengan sesosok mayat tergeletak. Saat ditemukan, posisi kepala berada di timur dan kaki di barat. Keduanya langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada perangkat desa setempat, dan langsung melaporkan ke Polsek Wuluhan untuk langsung dievakuasi.

Karena kondisi gelap, proses evakuasi korban cukup sulit, karena jalur susah untuk dijangkau. Oleh karena itu, saat proses evakuasi, petugas bersama warga harus berjalan kaki. “Sehingga untuk menuju lokasi harus hati-hati, sebagian petugas menggunakan penerangan senter dan HP ke TKP,” ujar AKP Musafa, Kapolsek Wuluhan.

Menurut Musafa, petugas tidak menemukan identitas apa pun di sekitar tubuh korban. Karena itu, pihaknya langsung membawa mayat tersebut ke RSD dr Soebandi Jember. “Pukul 23.00, proses evakuasi baru berhasil karena medan memang cukup sulit dan kondisi gelap,” lanjut Musafa.

Hingga saat ini, mayat Mr X masih berada di kamar mayat RSD dr Soebandi Jember. Ciri-ciri korban usia sekitar 50 tahun, memakai kaus kuning dan jaket hitam. Saat ditemukan, mulutnya terbuka dan kulit, terutama tangan, sudah menghitam. Diduga korban meninggal karena sakit, sebab di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, bisa mendatangi kamar mayat RSD dr Soebandi Jember,” pungkasnya.




Source:https://radarjember.jawapos.com/berita-daerah/jember/12/03/2020/cari-belalang-malah-dapat-mayat/?fbclid=IwAR0CnTRedb0Iik08vEQ7hTBYLdrzrFbgQzwQjtAFFIAXqB_S15u88EJlt5s

Tidak ada komentar untuk "Cari Belalang Malah Dapat Mayat"